Spiritual Intelligence.


Spiritual Intelligence.

Spiritual Intelligence sudah dinilai sebagai hal dasar yang harus dimiliki oleh seseorang dalam memperoleh keberhasilan di dalam pekerjaan. Konsepsi mengenai spiritual intelligence ini sangatlah beragam. Konsepsi ini muncul pada saat Intelligence (Kecerdasan) dan Emotional (Emosi) dirasa kurang bisa menjawab mengenai keberhasilan seseorang dalam hidupnya.
(Spiritual Intelligence is considered as the basic things that must be owned by an individual in gaining success in the job. Spiritual intelligence conception is extremely diverse. Conception comes as Intelligence (Intelligence) and Emotional (Emotions) is less able to answer the person's success in life.)

Bermacam-macam definisi pun muncul untuk mengartikan Spiritual Intelligence ini. Tetapi sebagian besar memiliki satu kesamaan, yaitu pengaruh spiritual terhadap kehidupan seseorang.
(Various definitions appeared to interpret this Spiritual Intelligence. But most have one thing in common, namely the spiritual influence on a person's life.)

Mengacu pada pengaruh spiritual dalam kehidupan seseorang, Spiritual Intelligence ini bisa dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu Spiritual Knowledge (Pengetahuan Spiritual), Spiritual Ritual (Ibadah Spiritual), Spiritual Enlightenment (Pencerahan Spiritual), dan Spiritual Attitude (Sikap Spiritual).
(Referring to the influence of one's spiritual life, Spiritual Intelligence can be divided into 4 types, namely Spiritual Knowledge, Spiritual Ritual (Spiritual Worship), Spiritual Enlightenment, and Spiritual Attitude.)

1. Spiritual Knowledge (Pengetahuan Spiritual)
Spiritual Knowledge adalah pengetahuan dasar seseorang tentang agamanya atau sesuatu yang diyakininya. Spiritual knowledge ini lebih banyak mengenai seberapa besar pengetahuan seseorang mengenai aturan-aturan, larangan-larangan, dan keharusan yang terdapat pada agama atau sesuatu yang diyakininya. Seseorang bisa jadi memiliki Spiritual Knowledge yang tinggi tetapi tidak disertai dengan Spiritual Ritual dan Spiritual Behaviour yang tinggi pula. Hal ini dikarenakan dengan memiliki pengetahuan, belum tentu pengetahuan tersebut diamalkan. Hal ini sangat tergantung dengan keyakinan.
(Spiritual Knowledge is the basis of a person's knowledge about his religion or something he believes. Spiritual knowledge is more about how much a person's knowledge about the rules, restrictions and the requirement contained in any religion or beliefs. A person may have a high Knowledge Spiritual but not accompanied by Spiritual Ritual and Behavior are also high. This is because the knowledge may not be practiced. It really depends with beliefs.)

2. Spiritual Ritual (Ibadah Spiritual)
Spiritual ritual adalah seberapa banyak dan seringnya suatu ritual dilakukan oleh seseorang. Spiritual ritual ini hanya memberikan gambaran bagaimana orang ini patuh dan benar-benar menjalankan apa-apa yang diperintahkan dan menjauhi semua yang dilarang oleh agama atau sesuatu yang diyakininya. Spiritual Ritual ini tidak akan bisa memberikan gambaran yang nyata mengenai Spiritual Intelligence seseorang, dikarenakan kadang orang melakukan ritual hanya untuk mendapatkan kesan baik atau pujian dari orang lain.
(Spiritual rituals defined how much and often a ritual performed by a person. Spiritual rituals only give an idea of ​​how these people behaved and actually run anything that was ordered and away from all that is prohibited by religion or anything he believed. Spiritual Ritual will not be able to give a real picture of the Spiritual Intelligence someone, because sometimes people do ritual just to get a good impression or praise from others.)

3. Spiritual Enlightment (Pencerahan Spiritual).
Spiritual Enlightment adalah seberapa besar pemahaman dan pemaknaan seseorang terhadap pengetahuan spiritual yang telah dikuasainya  dan ritual spiritual yang telah dikerjakannya. Spiritual Enlightment lebih banyak mencerminkan mengenai pemahaman seseorang kepada agama atau yang diyakininya atau kepada sesuatu yang disembahnya. Spiritual Enlightment memang terlihat seakan-akan seseorang sudah mengerti dan memahami serta memaknai setiap hal yang ada di agama atau keyakinannya. Kekurangan dari Spiritual Enlightment adalah belum tentu dengan pemaknaan yang telah dimilikinya tersebut, semua bisa tercermin di perilakunya. Sehingga untuk mengetahui apakah seseorang memiliki tingkat Spiritual Intelligence yang tinggi atau tidak, semua harus mengacu pada perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-harinya.
(Spiritual Enlightenment is how much a person's understanding and interpretation of the spiritual knowledge that has been mastered and spiritual rituals had done. Spiritual Enlightenment more to reflect on one's understanding of religion or his beliefs or to something that is worshiped. Spiritual Enlightenment does look as if someone has understood and to understand and interpret everything in religion or belief. Lack of Spiritual Enlightenment is not necessarily the meaning that has owned it, all can be reflected in their behavior. Everyone should refer to the behavior of people in their daily lives to find out if a person has a high level of Spiritual Intelligence or not,.)

4. Spiritual Attitude (Sikap Spiritual)
Spiritual Attitude lebih mengarah bagaimana seseorang mendasari tindakannya atas kepercayaannya. Bagaimana seseorang tersebut selalu bertingkah laku sesuai dengan apa yang dikehendaki Tuhannya dan bertindak sesuai dengan aturan yang terdapat pada agama atau keprcayaannya. Spiritual Behaviour merupakan tingkatan tertinggi dari Spiritual Intelligence.
(Spiritual Attitude is more directed to how a person's actions on the underlying belief. How does one have always behave in accordance with what God desired and act in accordance with the rules contained in the religion or beliefs. Behavior is the highest spiritual level of Spiritual Intelligence.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Izin Mendirikan Rumah Sakit

Tata Kelola Rumah Sakit Berparadigma Trias Politica

Undang-undang Dasar, Akta Pendirian dan/Anggaran Dasar Perusahaan, dan Peraturan Internal Rumah Sakit